Ranjau Bertebaran di Jalan-Jalan Kota Bandung

Setelah berbulan-bulan berhasil lolos dari lubang-lubang berbahaya yang bertebaran di jalanan kota Bandung, tadi malam, akhirnya saya kena juga.

Lubang di jalan Kiaracondong itu tidak kentara karena tergenang air hujan. Dalam kecepatan sedang, motor yang saya kendarai tiba-tiba terperosok dalam lubang tersebut. Motor terjungkal. Saya terpental dan jatuh berguling. Leher tertekuk. Tangan dan kaki menghantam aspal, berdarah.

Entah berapa banyak pengendara yang celaka karena lubang-lubang di jalan kota Bandung. Entah berapa banyak pula kendaraan yang rusak karena jalan yang ancur-ancuran itu. Dan entah berapa ribu jam waktu terbuang sia-sia di jalanan yang macet lantaran setiap kendaraan harus merayap hati-hati di atas jalan yang diliputi ranjau-ranjau menganga.

Hampir saban hari muncul surat pembaca di koran-koran lokal yang mengeluhkan kondisi jalan di banyak titik di kota Bandung. Bersamaan dengan itu, bukannya diperbaiki, jalan-jalan itu malah makin parah. Makin bajred!

Di beberapa jalan, lubang-lubang itu ditambal secara sukarela oleh warga. Ada yang ditimbun dengan tanah, pasir, pecahan batu-bata, kepingan pavin block, ada pula yang dihalangi oleh triplek kecil yang disangga di depan lubang.

Ketika bersepedamotor, saya kerap melihat stiker-stiker yang menempel di bagian belakang sepeda motor lain. Beberapa di antara stiker itu bertuliskan: Wasit Goblog! Kata-kata kasar ini terlontar sebagai ekspresi kemarahan para suporter klub-klub sepak bola karena banyak wasit yang bertindak tidak adil ketika mempimpin pertandingan.

Jika kondisi jalanan kota Bandung tidak diperbaiki secara serius dalam waktu dekat; yang sama artinya dengan membiarkan korban terus berjatuhan dan kemacetan makin menggila, saya kira ada yang lebih goblog daripada wasit yang culas dalam memimpin pertandingan.

2 thoughts on “Ranjau Bertebaran di Jalan-Jalan Kota Bandung

    • Halo..:)

      Saya jarang nulis tentang Bandung, tentang yg lain juga sebenernya jarang. Hehehe. Terima kasih ajakannya. Kapan-kapan kalau saya nulis tentang Bandung, insya Alloh, kalau kepake, saya bagi di sana.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s